Tarakan, 3 November 2026 – Dalam upaya memperkuat pengawasan peredaran obat dan makanan di wilayah perbatasan, Balai POM di Tarakan menjalin koordinasi dan sinergi dengan Komando Daerah Angkatan Laut XIII (Kodaeral XIII) di Kantor Kodaeral XIII. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan pengawasan, khususnya pada jalur perairan yang menjadi salah satu akses transportasi dan distribusi barang di wilayah Kalimantan Utara.
Koordinasi dilakukan melalui pertukaran informasi terkait potensi peredaran obat dan makanan ilegal atau tidak memenuhi ketentuan yang memanfaatkan jalur perairan perbatasan. Informasi yang diperoleh dari masing-masing instansi diharapkan dapat menjadi dasar dalam meningkatkan kewaspadaan, memetakan potensi kerawanan, serta menentukan langkah pengawasan yang lebih terarah dan efektif.
Tidak hanya melalui pertukaran informasi, sinergi juga diwujudkan melalui rencana pelaksanaan kegiatan pengawasan bersama di lapangan. Dengan menggabungkan kompetensi dan kewenangan masing-masing instansi, pengawasan di jalur perairan diharapkan dapat berjalan lebih optimal, sekaligus memperkuat upaya pencegahan masuk dan beredarnya obat dan makanan ilegal di wilayah perbatasan.
Kepala Balai POM di Tarakan menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan salah satu kunci dalam menghadapi tantangan pengawasan obat dan makanan, terutama di wilayah Kalimantan Utara yang memiliki karakteristik geografis berupa perbatasan darat dan laut serta akses transportasi yang banyak mengandalkan jalur perairan.
Melalui sinergi ini, diharapkan pengawasan obat dan makanan semakin kuat dan responsif terhadap potensi pelanggaran. Kolaborasi ini sekaligus menjadi wujud komitmen bersama dalam melindungi masyarakat dari risiko peredaran obat dan makanan yang tidak aman, tidak bermutu, dan tidak sesuai ketentuan.